Make your own free website on Tripod.com
Keadaan Umum
Biodiversity
Wisata
Penelitian
Artikel
Gallery
Lain-lain
Link Terkait
Buku Tamu
Site Map

.

BAGAIMANA GUNUNG PALUNG MENJADI SEBUAH KAWASAN
TAMAN NASIONAL?

Upaya mengenalkan arti penting kekayaan hayati dan spesies di Gunung Palung sudah dilakulkan sejak dahulu. Pada masa kolonial, pemerintah Belanda telah menetapkan secara resmi areal seluas 30.000 hektar yang meliputi Gunung Palung dan Gunung Panti sebagai kawasan lindung. Selanjutnya, pemerintah Indonesia tetap pula mempertahankan status konservasi kawasan dan mengikuti sistem perlindungan kawasan lindung yang ada. Setelah Indonesia merdeka, kawasan tersebut diklasifikasikan sebagai kawasan cagar alam dengan maksud melindungi ekosistem alam dan keberagaman flora dan fauna yang ada. Pada tahun 1979, Sub Balai Konservasi Sumber Daya Alam yang saat itu baru terbentuk mengajukan usulan untuk memperluas kawasan menjadi 90.000 hektar. Agar dapat melingkupi kawasan dataran rendah, rawa dan dataran sedang di sekitar Sukadana. Pada tahun 1990, status kawasan tersebut berubah kembali menjadi Taman Nasional. Walaupun dengan status yang demikian, karakteristik dan keunikan TNGP tetap mendapat tantangan yang cukup berat, dimana keamanan dan usaha perlindungan yang dapat menjaminkan kelestariannya masih memerlukan waktu yang cukup panjang.

LETAK TNGP

Taman Nasional Gunung Palung secara geografis terletak diantara 01o00'00" hingga 01o20'00" LS dan 109o00'00" hingga 110o25'00" BT. Dan secara administrasi pemerintahan, kawasan ini terletak pada Kabupaten Ketapang, yang meliputi bagian wilayah 6 Kecamatan, yaitu: Simpang Hilir, Simpang Hulu, Sei Laur, Sukadana, Matan Hilir Utara, dan Sandai. Kawasan ini memiliki kontur yang bergunung dengan perbedaan elevasi yang cukup tajam dari 0 m dpl (untuk tipe hutan Mangrove) hingga 1.700 m dpl (untuk tipe hutan dataran tinggi atau pegunungan). Jenis tanah yang ada pun bervariasi dari Podsolik Merah Kuning, Podsol, Aluvial, Gambut dan bebatuan jenis Granit dan Sandstone. Di tengah kawasan ini terdapat dua buah gunung, yaitu Gunung Palung dan Gunung Panti. Selain itu, kawasan ini merupakan pusat aliran sungai dari beberapa sungai di pantai barat dan selatan Kalimantan Barat, yang meliputi tiga DAS (Daerah Aliran Sungai ) yaitu DAS Simpang, DAS Pawan dan DAS Tulak.

KAWASAN PENYANGGA

TN. Gunung Palung berbatasan langsung dengan daerah pernulkiman pencluduk, yang seltiruhnya berjumlah 4 desa dan 48 dusun calam wilayah 4 kecamatan. Sampai saat inj kantor Unit TN. Gunung Palung telah melaksanakan kegiatan yang ditujukan khusus kepada masyarakat sekitar TN. Gunung Palung berupa penyuluhan dan pembinaan kesadaran konservasi. Serta kegiatan nyata berupa pemberian paket bantuan Pengembangan Usaha Pecesaan di 9 dusun, yaitu Dusun Manjau, Pangkal Tapang, Pampang, Mentubang, Matan Raya, Mungguk Jering, Sampuma, Tanjung Gunung, Tanah Merah, dan Mata?Mata. Bentuk kegiatan disesuaikan dengan aspirasi masyarakat setempat, yang umumnya berupa bantuan pupuk dan bibit tanaman jangka panjang, seperti durian, rambutan, karet, kopi, langsat, kelapa lokal clan diselingi dengan tanaman semusim.

PETA LOKASI

Home

Balai Taman Nasional
Gunung Palung


Alamat:
Jl Wahid Hasyim 41A Ketapang-Kalimantan Barat
Indonesia
Telepon:+62-534-33539
Fax: +62-534-33539

Contact Person:
Franky Zamzani
E-mail:


Home, Keadaan Umum, Biodiversity, Wisata, Penelitian, Artikel, Gallery
Link Terkait, Buku Tamu, Site Map